Pembangunan pendidikan merupakan suatu proses yang digunakan untuk meningkatkan sumberdaya manusia terutama ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pendidikan Anak Usia Dini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani juga rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Usia dini merupakan masa emas (golden age) sebab anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan pesat sehingga apa yang mereka peroleh baik secara fisik maupun emosional sangat menentukan dalam pembentukan karakter, kepribadian, bahkan kesehatan anak.
Berkaitan dengan hal tersebut, maka perhatian terhadap pertumbuhan dan perkembangan usia dini menjadi tanggungjawab semua pihak. Tidak hanya orang tua dan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini saja, tetapi juga pemerintah, lembaga swasta, serta masyarakat dari seluruh kalangan.
Demi mendukung pelaksanaan PAUD yang holistik integratif tersebut, telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Ibu PAUD Tingkat Kapanewon Turi melalui Surat Keputusan Panewu Turi nomor 24/KPTS.PAN/2022 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Ibu Pendidik Anak Usia Dini Kapanewon Turi Masa Bakti 2022 – 2024.
Berdasarkan data dari BPS Sleman, total jumlah penduduk di Kapanewon Turi pada tahun 2022 adalah 37.914 jiwa terdiri dari 18.894 jiwa laki-laki dan 19.020 perempuan.
Berikut adalah jumlah penduduk di Kapanewon Turi tahun 2022 berdasarkan jenis kelamin di masing-masing Kalurahan. Selanjutnya, terdapat 4.629 jiwa atau sekitar 12% anak berusia 0-7 tahun yang mana usia tersebut masuk dalam kategori anak usia dini. Angka ini termasuk tinggi dibandingkan dengan anak usia 7-18 tahun atau anak dengan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
Kapanewon Turi memiliki 4 Sekolah Menengah Atas/Kejuruan, 6 Sekolah Menengah Pertama, 22 Sekolah Dasar, 16 Taman Kanak-kanak, 20 Kelompok Bermain / Satuan PAUD Sejenis / PAUD, dan 1 Sekolah Luar Biasa (SLB)

Grafik 1 di atas menunjukkan jumlah sekolah yang ada di Kapanewon Turi terdiri dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA negeri dan swasta. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa semua sekolah PAUD dan TK yang ada di Kapanewon Turi seluruhnya swasta.

Selanjutnya Grafik 2 menunjukkan persebaran jumlah sekolah PAUD dan TK yang ada di Kapanewon Turi pada masing-masing Kalurahan. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk sekolah PAUD cenderung tersebar secara merata. Sedangkan untuk TK jumlahnya masih terpaut 2 sekolah antara Bangunkerto dan Donokerto dengan Girikerto dan Wonokerto. Namun hal ini dianggap wajar mengingat luas wilayah Girikerto dan Wonokerto relatif lebih luas dibandingkan Bangunkerto dan Wonokerto.
Dilihat dari segi kemudahan untuk mencapai sarana pendidikan terdekat bagi masyarakat Kalurahan tergolong sangat mudah karena persebaran yang merata. Untuk Kalurahan Bangunkerto dan Donokerto tergolong mudah meskipun jumlahnya tidak sebanyak Kalurahan Girikerto dan Wonokerto karena Kalurahan Bangunkerto dan Donokerto berada di daerah lebih kota sehingga terdapat alternatif sekolah yang berada di Kapanewon lain. Selain sebaran sarana pendidikan yang relatif merata, kemudahan akses sekolah ini juga didukung dengan kondisi jalan yang sudah dibangun jalan aspal menuju semua sekolah yang ada di Kapanewon Turi, termasuk menuju PAUD dan TK.

Dari segi ekonomi, secara garis besar mayoritas masyarakat di Kapanewon Turi bekerja sebagai petani atau pekebun, seperti yang tergambar dalam Grafik 3. Kondisi ini menciptakan keadaan ekonomi masyarakat berada pada golongan menengah ke bawah. Hal tersebut membuat masyarakat cenderung keberatan untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke PAUD atau TK swasta dengan biaya SPP yang relatif lebih tinggi.
Sumber:
- “Data Agregat Kependudukan Kabupaten Sleman” (Dukcapil Kabupaten Sleman)
- “Profil Pokja Ibu PAUD Kapanewon Turi Tahun 2024”
- “Turi dalam Angka Tahun 2023” (Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman)

Be the first to comment