Kapanewon (dulu: Kecamatan) Turi memiliki luas 43,09 km2 dan terdiri dari 4 desa dan 54 dusun. Bagian utara berbatasan dengan Gunung Merapi, bagian timur dengan Kapanewon Pakem, bagian selatan dengan Kapanewon Sleman, dan bagian barat dengan Kapanewon Tempel. Terdapat beberapa sungai besar yang mengalir melalui Kapanewon Turi, yaitu Sungai Krasak, Bedog, dan Sempor.
Jumlah penduduk Kapanewon Turi tahun 2018 sebesar 34.489 jiwa terdiri dari 17.229 laki-laki dan 17.260 perempuan. Kepadatan penduduk Kapanewon Turi adalah 800 jiwa per km2. Menurut data registrasi penduduk, jumlah Kepala Keluarga di Kapanewon Turi adalah 12.337 dengan rata-rata 3 jiwa per KK.
Berikut adalah daftar Kalurahan beserta Padukuhan yang terdapat di Kapanewon Turi:
A. Kalurahan Bangunkerto
Kalurahan Bangunkerto memiliki luas wilayah 7,03 km2. Padukuhan yang tedapat di Kalurahan Bangunkerto adalah sebagai berikut:
- Wonosari
- Rejodadi
- Gadung
- Ganggong
- Kelor
- Bangunsari
- Kendal
- Bangunharjo
- Karangwuni
- Kawedan
- Jurugan
- Ngentak
B. Kalurahan Donokerto
Kalurahan Donokerto memiliki luas wilayah 7,41 km2. Padukuhan yang tedapat di Kalurahan Donokerto adalah sebagai berikut:
- Turi
- Surodadi
- Karanganyar
- Donoasih
- Dukuh
- Gabugan
- Randusongo
- Gondang
- Jomboran
- Klegung
- Kenaruhan
- Gading Kulon
- Gading Wetan
- Bandaran
- Balong
- Ngemplak
C. Kalurahan Girikerto
Kalurahan Girikerto memiliki luas wilayah 13,07 km2. Padukuhan yang tedapat di Kalurahan Girikerto adalah sebagai berikut:
- Ngandong
- Nganggring
- Kloposawit
- Kemirikebo
- Sukorejo
- Pancoh
- Nangsri
- Kuncen
- Babadan
- Glagahombo
- Daleman
- Surodadi Lor
- Karanggawang
D. Kalurahan Wonokerto
Kalurahan Wonokerto memiliki luas wilayah 15,58 km2. Padukuhan yang tedapat di Kalurahan Wonokerto adalah sebagai berikut:
- Tunggularum
- Gondoarum
- Sempu
- Banjarsari
- Imorejo
- Manggungsari
- Jambusari
- Sidosari
- Kembang
- Pojok
- Becici
- Dadapan
- Sangurejo
Sejarah kepemimpinan Kapanewon Turi antara lain:
- Suprayitno
- Sunaryo, S.H.
- Sukirno D., Bc.Hk.
- Mimbar Wiyono
- Supardal
- Krido Suprayitno, S.E., M.Si.
- Mardiyana
- Susmiarto, M.M.
- Endang Widowati (2011 – 2014)
- Siti Wahyu Purwaningsih (2014 – 2016)
- Siti Anggraeni Susila Prapti, S.H., M.M. (2017 – 2018)
- Abdul Haris Sunaryo (2018 – 2019)
- Wakhid Basroni, S.IP., M.M. (2021 – 2023)
- Bara Hernowo Natali, SH., M.Si. (2023 – sekarang)
