Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kapanewon Turi melaksanakan kembali kegiatan bimbingan rohani bagi karyawan dan karyawati Kantor Kapanewon Turi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat (18/09/2020) di pendopo Kapanewon Turi, acara dimulai setelah pelaksanaan apel pagi sekitar pukul 07.30 Wib.
Adapun tujuan pembinaan rohani ini memberikan motivasi dalam upaya meningkatkan kualitas lahiriah dan batiniah bagi seluruh karyawan karyawati Kapanewon Turi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini, karena tugas karyawan karyawati Kapanewon Turi bersentuhan langsung dengan masyarakat meski terkendala banyak hal.
Kegiatan Bimbingan rohani ini juga dihadiri oleh Plt Panewu Turi Drs. Subagya, MM. Dalam sambutannya beliau menerangkan kegiatan apel pagi di Kapanewon Turi mulai minggu depan dilaksanakan setiap hari, dimana sebelumnya ketika masa pandemi ini apel pagi dilaksanakan seminggu 2 kali yaitu hari senin dan Kamis.

Acara selanjutnya adalah inti dari kegiatan pembinaan rohani yaitu tausiyah dari ustadz Basuki Kasihono.

Dalam tausiyahnya Beliau membahas tentang Ujian Kehidupan Manusia. “Selama manusia hidup di dunia, pasti dihadapkan dengan ujian hidup yang membuat kita mengalami suka dan duka”, ujarnya.
“Pengenalan ujian hidup penting agar pada saat bahagia kita tidak lupa dengan pencipta, dan saat mengalami duka kita tidak berkeluh kesah berlebihan”, ungkapnya.
Beliau juga menerangkan tentang ARTI KERUSAKAN DI BUMI YANG SEBENARNYA
“Allâh Jalla Jalaluhu berfirman : ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ”
Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan (maksiat)[1] manusia, supaya Allâh merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) [ar-Rûm/30:41].
Referensi: https://almanhaj.or.id/3455-berbuat-kerusakan-di-muka-bumi.html
Amalan yang dilakukan agar terhindar dari marabahaya adalah
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.
Artinya:
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Dibaca 3 x)
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya (Sumber : https://rumaysho.com/1636-bacaan-dzikir-pagi.html)



Be the first to comment