PEGAWAI TELADAN DAN TERBAIK 2026 KAPANEWON TURI

 

Dalam rangka mendorong motivasi pegawai untuk meningkatkan kualitas pelayanan, semangat pengabdian, serta sikap perilaku yang berorientasi pada peningkatan kinerja, Kapanewon Turi memberikan penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil dan Non ASN yang dapat dijadikan pelopor keteladanan pelayanan.

Semangat transparansi dan keterlibatan seluruh karyawan menjadi kunci dalam pemilihan Pegawai Teladan di Kapanewon Turi. Proses pemilihan diawali dengan polling pegawai yang dilaksanakan secara online melalui sistem internal Kapanewon Turi sejak pertengahan bulan Juni 2026. Setiap pegawai memberikan penilaian kepada teman lainnya sesama staf, sesuai indikator yang ditentukan. Indikator Penilaian antara lain Kerjasama, Inovasi/krestivitas, Kinerja, Penampilan etika dan sopan santun, akuntabilitas, ketaatan beragama, kepuasan pengguna layanan (tidak ada komplain), Kedisiplinan serta Integritas. Hasil poling, penghargaan ini benar-benar datang dari teman sejawat/antar pegawai. Bukan hanya penilaian atasan, tapi juga pengakuan dari reka-rekann kerjanya yang berinteraksi setiap hari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi polling, Ngadiyana yang merupakan PPPK Paruh waktu jabatan Operator Layanan Operasional (OLO) subbagian Umum dan Kepegawaian Kapanewon Turi, terpilih sebagai Pegawai Teladan 2026. Kepadanya diserahkan Sertifikat Penghargaan, dan Cinderamata berupa Batik dan Bucket.

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan pada Hari Senin, 6 Juli 2026  di halaman Kantor Kapanewon Turi pada pelaksanaan Apel pagi. Penyerahan oleh Panewu Turi Joko Susilo, SP, M.Si didampingi Panewu Anom Turi Muhammad Yunan Nurtrianto, S.STP, M.Sc disaksikan seluruh peserta apel.

Dalam sambutannya, Panewu Turi mengucapkan Selamat kepada Pegawai yang meraih prestasi sebagai pegawai Teladan serta berharap hal ini bisa berkelanjutan pelaksanaannya. Peningkatan nilai penghargaan juga hendaknya bisa diupayakan untuk memicu semangat Pegawai lain meningkatkan kinerjanya. Pegawai Teladan diharapkan benar-benar bisa menjadi contoh, sebagai  teladan pegawai lain maupun masyarakat. Tanggungjawabkan akan menjadi lebih besar untuk mempertahankan status pegawai Teladan.

Ngadiyana sebagai penerima predikat Pegawai teladan juga tidak menyangka dirinya dipercaya sebagai Pegawai teladan. Amanah ini berat, namun dia akan berusaha bekerja lebih baik lagi dimasa mendatang.(turi.2026)

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*