Penguatan Kompetensi Ustadz TPA, BADKO Rayon Turi Gelar Pembinaan dan Standarisasi

Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPA) Rayon Turi menggelar kegiatan pembinaan ustadz dan ustadzah TPA se-Kapanewon Turi pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 50 peserta ini berlangsung di Aula Kapanewon Turi dan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an di tingkat akar rumput.
Rangkaian acara dimulai pukul 08.15 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an secara murottal bersama. Surah Al-Mu’min ayat 1 hingga 11 dilantunkan secara khidmat oleh seluruh peserta. Setelah itu, suasana semakin semarak dengan dikumandangkannya lagu Indonesia Raya dan Mars TPA sebagai simbol komitmen pengabdian dan semangat kebersamaan para pendidik Al-Qur’an.
Aris Suranto dalam sambutan dari BADKO TPA Daerah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi atas acara ini.


Ketua Umum BADKO TPA Rayon Turi, Bahari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan TPA ke depan menuntut peningkatan kapasitas dan kapabilitas para ustadz dan pengasuh. Ia menekankan pentingnya standarisasi kualitas keilmuan Al-Qur’an melalui sertifikasi atau syahadat ustadz agar kompetensi pengajar memiliki pengakuan yang jelas. Selain itu, penguatan manajemen dan administrasi lembaga juga menjadi perhatian utama yang dapat diukur melalui supervisi serta proses akreditasi.
Materi pertama disampaikan oleh Sumarah, M.Pd., yang mengulas tentang indikator mutu TPA. Menurutnya, kualitas TPA tidak hanya dilihat dari banyaknya santri, prestasi lomba, atau besarnya dukungan dana. “Tolok ukur utama justru terletak pada kualitas pembelajaran dan manajemen yang dibangun melalui sinergi semua unsur,” jelasnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Qomarudin, menyoroti peran strategis administrasi dalam menjaga keberlanjutan lembaga TPA. Ia menjelaskan bahwa setiap kegiatan harus dirancang secara terencana, tertulis, terukur, dan terdokumentasi dengan baik. Administrasi yang tertata rapi akan memudahkan proses evaluasi sekaligus menjadi pegangan bagi pengurus berikutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*