DARI LERENG MERAPI, GIRIKERTO MENGGUNCANG SLEMAN DENGAN DUA PENGHARGAAN LINGKUNGAN!

Kabar membanggakan datang dari Kalurahan Girikerto. Dua padukuhan di wilayah ini berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Evaluasi Kampung Hijau dan Kampung Iklim Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2025. Padukuhan Glagahombo sukses meraih Juara 1 (Kategori Gold) Evaluasi Kampung Hijau, sementara Padukuhan Kloposawit meraih Juara 3 dalam Evaluasi Kampung Iklim. Keduanya tampil sebagai wakil dari Kapanewon Turi dan membuktikan diri sebagai kampung yang peduli dan tangguh terhadap isu-isu lingkungan hidup. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa pada Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2025 pada Senin (30/06/2025) di Gedung Serbaguna Sleman. Yunan Nurtrianto selaku Panewu Anom Turi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah masyarakat Girikerto. “Keberhasilan Padukuhan Glagahombo dan Kloposawit menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan bisa dilakukan secara nyata dari tingkat padukuhan, dan Girikerto menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lain,” ungkapnya.

Kesuksesan Glagahombo dalam kategori Kampung Hijau tidak lepas dari inisiatif masyarakat dalam menciptakan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah terpadu, penggunaan komposter dan biopori, serta keberhasilan mendorong partisipasi aktif kelembagaan lokal seperti PKK, KWT, RT, RW, dan Karang Taruna. Atas prestasi ini, Glagahombo menerima trophy, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 9.500.000.
Sementara itu, Kloposawit dinilai unggul dalam aspek adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Program ketahanan pangan lokal, pengelolaan air hujan, edukasi perubahan iklim, serta integrasi masyarakat dalam kegiatan konservasi menjadi poin plus yang mengantarkan Kloposawit ke peringkat ketiga Kampung Iklim tingkat kabupaten. Atas prestasi ini, Kloposawit menerima trophy, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 7.500.000.

Pemerintah Kapanewon Turi pun menyatakan komitmennya untuk terus mendorong program-program lingkungan di seluruh wilayahnya, serta menjadikan keberhasilan ini sebagai pemicu semangat bagi padukuhan lainnya. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan warga Girikerto, tetapi juga Sleman secara keseluruhan. Lingkungan yang bersih, hijau, dan tangguh terhadap perubahan iklim kini terbukti bisa dicapai melalui kolaborasi masyarakat yang kuat dan visi pembangunan berkelanjutan yang nyata.

[Riesta Wijayanti]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*