Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DLHK DIY) menggelar acara Sosialisasi Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh di Desa Wisata Nganggring, Girikerto, Turi pada hari Kamis, 19 Juni 2025. Sosialisasi ini ditujukan bagi anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Mandiri, Girikerto, Turi dengan menghadirkan narasumber dari Akademisi UGM dan Ketua Komisi B DPRD DIY.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Rehabilitasi Konservasi Alam dan Perlindungan Hutan DLHK DIY Fery Maryulianti, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh komponen masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
Ketua Komisi B DPRD DIY Andriana Wulandari memberikan Gambaran umum pengelolaan Cagar biosfer Merapi Merbabu Menoreh, merupakan kawasan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan ekoturisme dan pendidikan konservasi. Selanjutnya akademisi dari Sekolah Vokasi UGM Probo Santoso memaparkan tentang pentingnya pengeloaan zona penyangga dan zona transisi cagar biosfer, dengan menyusun model Kawasan Pembangunan berkelanjutan yang mensinergikan aspek ekologi, ekonomi dan sosial budaya. Pendidikan dan pelatihan bagi Masyarakat menjadi kunci keberhasilan sinergi program konservasi alam dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
KTH Mandiri di Desa Wisata Nganggring, Girikerto, Turi yang telah ditetapkan sebagai Wanawiyata Widyakarya pada tahun 2020 dibawah binaan Umaisaroh selaku Penyuluh Kehutanan Kapanewon Turi, dapat menjadi pusat pelatihan dan magang bagi masyarakat yang ingin belajar tentang Ekoturisme, Pendidikan Konservasi, Pertanian/Peternakan Berkelanjutan, Perkebunan Ramah Lingkungan, Ekonomi Berkelanjutan, Cagar Budaya, dan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemangku kepentingan dapat bekerja sama dalam merancang pengelolaan Cagar Biosfer yang seimbang, yang tidak hanya melestarikan alam, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Dengan komitmen bersama, Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh di desa Wisata Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman diharapkan menjadi model kawasan konservasi yang berkelanjutan di Indonesia.


Be the first to comment