Pertemuan Rutin Paguyuban P3A Turi Makmur

Kapanewon Turi mengadakan Pertemuan Rutin Paguyuban P3A Turi Makmur pada hari Selasa, 25 Oktober 2022

pukul 09.00 WIB  sampai selesai di Rumah Bapak Sutirto, Gabugan, Donokerto, Turi, Sleman. Adapun susunan acaranya adalah pembukaan, penyampaian dari Kepala Jawatan Kemakmuran, penyampaian dari Korlap Dadapan UPT SDA wilayah Tengah, dan penyampaian dari Lurah Donokerto R. Waluyo Jati, kemudian dilanjutkan dengan diskusi, dan penutup. Adapun pemimpin rapat  kali ini adalah Kepala Jawatan Kemakmuran, sedangkan peserta rapat adalah Korwil Dadapan UPT SDA Wilayah Tengah, Ulu Ulu Kalurahan Bangunkerto, Donokerto, Girikerto, dan Wonokerto, serta pengurus dan Anggota Paguyuban P3A Turi Makmur.

Penyampaian dari Kepala Jawatan Kemakmuran, Rachmad Widaryanto bahwa Perkumpulan Petani Pemakai Air yang selanjutnya disingkat P3A adalah kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi wadah petani pemakai air dalam suatu daerah pelayanan irigasi yang dibentuk oleh petani pemakai air sendiri secara demokratis, termasuk lembaga lokal pengelola irigasi. Kelembagaan sejumlah P3A yang yang bersepakat bekerja sama memanfaatkan air irigasi dan jaringan irigasi pada daerah layanan blok sekunder, gabungan beberapa blok sekunder, atau satu daerah irigasi adalah Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air yang kemudian disingkat menjadi GP3A.

Hal ini dikuatkan dengan  dikeluarkannya Keputusan Panewu Turi Nomor 008/KPTS PAN/TR/2021 tentang susunan pengurus Paguyuban Perkumpulan Petani Pengelola Air Turi Makmur Kapanewon Turi Periode 2021-2025 pada tanggal 26 April 2021, namun evaluasi dari pertemuan rutin GP3A Turi Makmur bahwa peserta yang hadir semakin menurun, solusinya, peserta yang tidak aktif diganti dengan peserta yang aktif untuk mewakil Kalurahan kemudian disampaikan ke Kapanewon agar bisa terlibat dalam kepengurusan. Kegiatan yang menggunakan anggaran PUPM sudah terlaksana semua, namun untuk kegiatan dari pokok pikiran dewan datanya tidak lengkap.

Kepala UPT SDA Wilayah Tengah juga menyampaikan bahwa kegiatan di lapangan berjalan lancar, dalam menghadapi musim penghujan debit air tinggi, usulan melalui PUPM yang terealisasi sebagian besar berasal dari SDA. dikuatkan dengan penyampaian dari Korwil Dadapan UPT SDA Wilayah Tengah bahwa terjaminnya penyediaan air irigasi bisa diupayakan melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), menurunnya kondisi fungsi pelayanan irigasi merupakan suatu masalah sekaligus tantangan bagi kita selaku pengelola sistem irigasi dalam mengupayakan keberlangsungan pelayanan fungsi jaringan dengan tetap menjaga hasil maksimal produksi pertanian per tahunnya.

Ketua GP3A Turi Makmur menyampaikan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi pengurus dan anggota GP3A Turi Makmur yang akan diterapkan kedepannya untuk untuk kepengurusan 2021-2025 menjadi lebih baik maka perlu dilakukan studi banding sehingga kita bisa membandingan pengelolaan irigasi secara langsung sebagai bahan evaluasi dan memperbaiki kekurangan untuk mendukung kemajuan GP3A Turi Makmur.

Studi banding diharapkan mampu menjadi bahan riset dan melahirkan inovasi agar pengelolaaan air terus berkembang, selain itu untuk memperluas cara pandang kita dengan melihat dan mengalami bagaimana kegiatan pengelolaan air di luar sana, tidak dipungkiri juga ketika kita berjalan jauh dari tempat asal, kita akan menemukan orang baru. Kita belajar dari awal kembali untuk memulai komunikasi dengan segala perbedaan yang ada, dengan membangun relasi, kita akan memiliki teman, dengan studi banding, kita tidak hanya mendapat penyegaran, tapi juga pengalaman serta pembelajaran yang berguna bagi perkembangan organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*